Vol. 8 No. 1 (2026): SOLUTION, Journal of Counseling and Personal Development
Articles

Hubungan Kebiasaan Membaca Al-Qur’an dengan Psychological Well-Being pada Siswa MAN 3 Bantul

Alfian Rizqi Utama
Universitas Sanata Dharma
Prias Hayu Purbaning Tyas
Universitas Sanata Dharma

Published 2026-09-14 — Updated on 2026-09-15

Versions

Keywords

  • kebiasaan membaca Al-Qur’an,
  • psychological well-being,
  • siswa

How to Cite

Hubungan Kebiasaan Membaca Al-Qur’an dengan Psychological Well-Being pada Siswa MAN 3 Bantul. (2026). SOLUTION, Journal of Counseling and Personal Development, 8(1), 59-72. https://ejournal.usd.ac.id/index.php/solution/article/view/1623 (Original work published 2026)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis hubungan antara kebiasaan membaca Al-Qur’an dengan psychological well-being pada siswa MAN 3 Bantul. 2) Mendeskripsikan tingkat kebiasaan membaca Al-Qur'an pada siswa MAN 3 Bantul dan (3) untuk mendeskripsikan tingkat psychological well-being pada siswa MAN 3 Bantul. Penelitian ini merupakan studi korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 85 siswa dari kelas XI MAN 3 Bantul. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunkan kategorisasi, uji normalitas, uji linieritas, dan uji hipotesis korelasional. Pengumpulan data menggunakan skala kebiasaan membaca AlQur’an dengan jumlah item valid 17 dengan nilai uji reliabilitas 0,871 dan skala psychological well-being dengan jumlah item valid 29 dengan nilai uji reliabilitas 0,873. Hasil dalam penelitian ini membuktikan: 1) Adanya hubungan positif antara kebiasaan membaca Al-Qur’an dengan psychological well-being pada siswa MAN 3 Bantul yang dibuktikan melaui nilai Pearson’s r 0,665 dan p<.001. 2) Tingkat kebiasaan membaca Al-Qur’an pada siswa MAN 3 Bantul tergolong dalam kategori tinggi karena 29% siswa masuk ke dalam kategori sangat tinggi dan 53% siswa masuk kedalam kategori tinggi. 3) Tingkat psychological well-being siswa MAN 3 Bantul tergolong dalam kategori tinggi karena 42% siswa masuk ke dalam kategori sangat tinggi dan 51% masuk ke dalam kategori tinggi. Kesimpulan penelitian ini adalah kebiasaan membaca Al-Qur'an yang konsisten, kontinu, dan penuh kesungguhan terbukti secara empiris berkontribusi terhadap peningkatan psychological well-being para siswa. Temuan ini berimplikasi pada pentingnya penguatan program pembiasaan membaca Al-Qur'an di lingkungan madrasah ataupun sekolah sebagai salah satu strategi berbasis nilai spiritual guna mendukung psychological well-being siswa secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Al Musafiri, M. R. (2023). Psychological Well-Being Dan Subjective Well-Being Terhadap Kejenuhan Akademik Siswa. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam, 12(2), 157–176. https://doi.org/10.30739/darussalam.v12i2.2319
  2. Bramasta S, H. D., Suroso, S., & Rista, K. (2025). Peran Stres Akademik dalam Membentuk Pyshological Well Being Pada Remaja. JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(04). https://doi.org/10.30996/jiwa.v2i04.12488
  3. Dimyathy, M. & Hazim. (2024). Hubungan Antara Religiusitas Dengan Psychological Well-Being Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(3), 1299–1309. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i3.5070
  4. Fitriani, A. (2016). Peran religiusitas dalam meningkatkan psychological well being. Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama, 11(1), 57–80. https://doi.org/10.24042/ajsla.v11i1.1437
  5. Hidayat, M. A. (2017). Hubungan Kebiasaan Membaca Al-Qur’an dengan Pembentukan Karakter Agama
  6. Islam Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Medan. Intiqad: Jurnal Agama Dan Pendidikan Islam, 9(2), 52–62. https://doi.org/10.30596/intiqad.v9i2.1382
  7. Housen, M., & Dariyo, A. (2023). Hubungan Religiusitas dengan Psychological Well-Being pada Dewasa. Journal of Social and Economics Research, 5(2), 1404–1414. https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.232
  8. Julianti, A., Aprilia, A. N., Hanirpan, C., & Susilowati, A. Y. (2024). Analisis Tingkat Intensitas Membaca Al-Qur’an Terhadap Kesehatan Mental Pada Mahasiswa/i UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Indonesian Journal of Islamic Education, 2(3), 36-51. https://doi.org/10.31949/ijie.v2i3.12487
  9. Juniar, N. S., & Putri, N. (2023). Pengaruh Membaca Al-Qur’an terhadap Kesehatan Mental. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 1(6), 830–839. https://doi.org/10.55606/religion.v1i6.788
  10. Koenig, H., & Larson, D. (2001). Religion and mental health: Evidence for an association. International Review of Psychiatry, 13(2), 67–78. https://doi.org/10.1080/09540260124661
  11. Pargament, K. I. (2001). The Psychology of Religion and Coping: Theory, Research, Practice. New York: Guilford Press.
  12. Ryff, C. D. (1989). Happiness Is Everything, or Is It? Explorations on the Meaning of PsychologicalWell-Being, 57(6), 1069–1081. https://doi.org/10.1037/0022-3514.57.6.1069
  13. Ryff, C. D. (1995). Psychological well-being in adult life. Current Directions in Psychological Science, 4(4), 99–104. https://doi.org/10.1111/1467-8721.ep10772395
  14. Ryff, C. D., & Singer, B. H. (2008). Know thyself and become what you are: A eudaimonic approach to psychological well-being. Journal of Happiness Studies, 9(1), 13–39. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s10902-006-9019-0
  15. Sarah, S., Nufus, H. F., & Mawaddah, R.F. (2024). Pengaruh Tadarus Al-Qur’an Terhadap Kesejahteraan Psikologis Remaja Muslim. Jurnal Ilmiah Psikologi dan Kesehatan Masyarakat, 2(2), 292-304.
  16. Setiawan, R. M. W., & Hartini, N. (2022). Hubungan Religiusitas dengan Psychological Well-Being pada Remaja Berbakat Bidang Akademik di Madrasah. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM), 2(1), 119–127. https://doi.org/10.20473/brpkm.v2i1.31955
  17. Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.
  18. Ulum, M. S., Nurjamilah, L., & Warisiyah, S. (2024). Intensitas Membaca Al-Qur’an Dengan Kecerdasan Emosional Peserta Didik. THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 1–18. https://doi.org/https://doi.org/10.47971/tjpi.v7i2.811