Kajian Netnografi Ekstremisme Religius dalam Konteks Indonesia: Analisis Post-Truth dan Teologi Postmodern terhadap Channel Youtube Pencari Kebenaran dan Zulkifli M. Abbas
Published 2026-05-13
Keywords
- Netnografi,
- Ekstremisme Keagamaan,
- Filsafat Post-Truth,
- Teologi Post-Modernisme
Copyright (c) 2026 Xalastinus Jasper Hanta, Yohanes Yudit (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
Abstract
Ekstremisme keagamaan di media sosial merupakan fenomena yang semakin mengkhawatirkan, terutama karena kemampuannya menyebar secara masif dan memengaruhi opini publik. Artikel ini bertujuan mengidentifikasi manifestasi ekstremisme keagamaan dalam konten Youtube, menganalisis unsur-unsur post-truth yang digunakan, dan menawarkan respons teologis berbasis teologi postmodern. Dengan menggunakan metode netnografi dan kerangka hermeneutika “Tiga Dunia Teks”, penelitian ini menganalisis enam video dari dua channel Youtube, yakni Pencari Kebenaran dengan tokoh Elia Myron dan Zulkifli M. Abbas dengan tokoh Bang Zuma. Penelitian ini menemukan empat unsur post-truth yang bekerja secara sistematis, yakni: penyimpangan makna melalui framing thumbnail yang menyesatkan, argumen ekstrapolasi yang memanfaatkan teks Kitab Suci di luar konteks, weaponization of infomation untuk mendiskreditkan pihak lawan, dan rekayasa audio sebagai bentuk deepfakes. Sebagai respons teologis, artikel ini menawarkan konsep “Yesus sebagai Pribadi yang berkorban dan menjadi saluran berkat untuk kebaikan bersama (bonum commune)” sebagai alternatif yang dapat melampaui sekat-sekat ektremisme menuju dialog lintas iman dalam konteks kemajemukan Indonesia.
References
- Beatrice, Pier Franco. “The Word ‘Homoousios’ from Hellenism to Christianity.” Church History 71, no. 2 (Juni 2002): 243–72. https://doi.org/10.1017/S0009640700095688.
- Eko Riyadi, St. Yesus Kristus Tuhan Kita: Mengenal Yesus Kristus dalam Warta Perjanjian Baru. Pustaka Teologi. Yogyakarta: Kanisius, 2011.
- Gardels, Nathan. “Approaching The Infopocalypse: The Digital Media Ecosystem Disempowers the Public Sphere.” Noema, 23 Juni 2023. https://www.noemamag.com/approaching-the-infopocalypse/.
- Hanta, Xalastinus Jasper, dan Yohanes Yudit. Studi Netnografi tentang Keanekaragaman Masyarakat Adat Indonesia dalam Melestarikan Sumber Sandang, Pangan, Papan Lokal: Analisis Akun Instagram @Pelindungalamdaaitv. 02, no. 01 (2025).
- Hooton, Peter. “Beyond, in the Midst of Life: An Exploration of Dietrich Bonhoeffer’s Religionless Christianity in Its Christological Context.” Charles Sturt University, 2018.
- Kebenaran, Pencari, dir. Kesaksian Elia Myron membuat jutaan manusia menangis. Youtube, 2025. 33:59. https://www.youtube.com/watch?si=80H4oc0q2Y5jIkDW&v=yrisquKoVJ0&feature=youtu.be.
- ———, dir. Khotbah Elia Myron membuat jutaan umat merinding. Youtube, 2025. 57:17. https://www.youtube.com/watch?v=ROb-8oEUOMc.
- ———, dir. Khotbah Eliamyron terbaru membuat jutaan manusia bertobat|simak penjelasan Eliamyron. Youtube, 2025. 36:35. https://www.youtube.com/watch?v=RYMChKr4P48.
- Laksana, Albertus Bagus. Jalan Melingkar: Menafsir Politik, Etika dan Agama bersama Paul Ricoeur (1913-2005). Yogyakarta: Kanisius, 2023.
- M. Abbas Official, Zulkifli, dir. Heboooh,,,, 5 Oten Benjol2 Otaknya membahas Kristus Palsu. Youtube, 2025. 1:30:48.
- ———, dir. Oten ini Ngaku Nyembah Mahluk Kutuk, Ngeri. Youtube: Zulkifli M. Abbas Official, 2025. 08:02. https://www.youtube.com/watch?v=usnxmgdS6cY.
- Mofferz, Marz Wera. “Meretas Makna Post-Truth: Analisis Kontekstual Hoaks, Emosi Sosial dan Populisme Agama.” Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat 7, no. 1 (April 2020): 3. https://doi.org/10.33550/sd.v7i1.141.
- Moltmann, Jürgen. Ethics of Hope. Minneapolis: First Fortress Press edition, 2012.
- Mulyatno, Carolus Borromeus. ANALISIS KONTEN PENDIDIKAN HATI NURANI DALAM AKUN INSTAGRAM @TKEKSPERIMENTAL. 2024.
- Nadeak, Largus G. “BONUM COMMUNE SEBAGAI SASARAN GERAKAN BURUH MENURUT AJARAN SOSIAL GEREJA.” Jurnal Filsafat, 2002.
- Nisaul Zahra, Yuni Sonia, Saida Adilla, Riski Ainaul Mardiyah, dan Dinda Amelia. “Semantik Dalam Bahasa Indonesia.” Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2, no. 6 (November 2024): 156–64. https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i6.1163.
- P2K Universitas STEKOM. “Elia Myron.” Dalam Ensiklopedia Dunia. Semarang. https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Elia_Myron.
- Pasaribu, Yehezkiel. “Perkembangan Teologi Pembebasan oleh Gustavo Gutiérrez dan Pengaruhnya secara Global.” Gorga: Journal of Constructive Theology 1, no. 2 (Februari 2025): 137–62. https://doi.org/10.62926/jct.v1i2.72.
- Prasetyantha, Y.B. “Teologi Komparatif: Pendekatan Baru terhadap Pluralitas Iman.” Diskursus 6, no. 2 (Oktober 2007): 195–210.
- Snijders, Adelbert. Antropologi Filsafat Manusia Pardoks dan Seruan. Yogyakarta: PT Kanisius, 2004.
- Suryadi Bakry, Umar. “Pemanfaatan Metode Etnografi dan Netnografi dalam Penelitian Hubungan Internasional.” Global & Strategis 11, no. 1 (t.t.): 15–26.
- Tanner, Norman P., ed. Decrees of the Ecumenical Councils. London: Sheed & Ward [u.a.], 1990.
- Tarpin. “Misi Kristen di Indonesia: Bahaya dan Pengaruhnya Terhadap Umat Islam.” Jurnal Ushuluddin XVII, no. 1 (Januari 2011): 38–53.
- Vanhoozer, Kevin J., ed. The Cambridge Companion to Postmodern Theology. Cambridge companions to religion. Cambridge ; New York: Cambridge University Press, 2003.
- Waruwu, Marinu. “Metode Penelitian dan Pengembangan (R&D): Konsep, Jenis, Tahapan dan Kelebihan.” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 9, no. 2 (Mei 2024): 1220–30. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2141.
- Widiarni, Finta, Indah Pratiwi, dan Masyhuri Masyhuri. “Dinamika Radikalisme di Dunia Maya: Analisis Tren dan Strategi Pencegahan.” Journal of Education Research 5, no. 3 (Agustus 2024): 3346–52. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1274.
- Widiat Moko, Catur. “Pluralisme Agama menurut Nurcholis Madjid (1939-2005) dalam Konteks Keindonesiaan.” Medina-te 16, no. 1 (2017): 61–78.
- Zahro’, Azizatuz, Rafika Rizky Nur Fadhilah, Salsabila Zahra Hermawati, Guntur Naufal Imaduddin, dan Aisya Alyani Santoso. “Dampak Penyalahgunaan Deepfake dalam Memanipulasi Visual: Menguak Potensi Infopocalypse di Era Post Truth Terhadap Asumsi Masyarakat pada Media Massa.” Jurnal Kawistara 14, no. 3 (Desember 2024): 401. https://doi.org/10.22146/kawistara.98339.